Crew

Foto saya
BUMI, BUMI, Indonesia
yah begini2 ajj sii.. gag ribet saya orang nya

Selasa, 09 November 2010

Tekhnik Pemrograman


PENGENALAN DASAR
PEMROGRAMAN

Pengertian
Program adalah pernyataan yang disusun menjadi satu
kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah yang
disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan
masalah.
Pemrograman adalah proses mengimplementasikan
urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dengan
menggunakan bahasa pemrograman.
Bahasa Pemrograman adalah prosedur penulisan
program.
Programer adalah Orang yang membuat sebuah
Program.       
Terdapat 3 faktor penting dalam bahasa pemrograman :
1. Sintaks adalah aturan penulisan bahasa tersebut (tata
    bahasanya).
2. Semantik adalah arti atau maksud yang terkandung
    didalam statement tersebut.
3. Kebenaran logika adalah berhubungan dengan benar
    tidaknya urutan statement.
Dalam membuat sebuah program, kita harus memakai
teknik pemrograman, adapun teknik-teknik
pemrograman tersebut diantaranya adalah :
Pemrograman Procedural
Pemrograman functional
Pemrograman Terstruktur
Pemrograman berbasis modul
Pemrograman Berorientasi Objek
Pemrograman Generic
Pemrograman Deklaratif




Kriteria Bahasa Pemrograman
Beberapa kriteria pemilihan sebuah bahasa pemrograman :
·         Clarity, simplicity dan unity
·         Orthogonality
·         Kewajaran untuk aplikasi
·         Mendukung abstraksi
·         Kemudahan untuk verifikasi program

Aspek Pemrograman
·        Brainware -> Orang yang menggunakan
Contoh: Sistem analis,Programer,Technical,dll.
·        Hardware -> Perangkat keras dalam suatu PC
Contoh: Hard disk,Mouse,Keyboard,dll.
·        Software -> Perangkat lunak dalam suatu computer
Contoh: Sistem Software,Application,Package,dll
         
Bahasa Pemrograman Berdasarkan Perkembangan Machine Language
            Bahasa Pemrograman yang hanya dapat dimengerti oleh mesin
( komputer ) ada 2, yaitu :
Bila tejadi kontak (ada arus) bernilai 1
Bila kontak terputus (tidak ada arus) bernilai 0

Low Level Language (Bahasa tingkat rendah)
Karena susahnya bahasa mesin, maka dibuatlah simbol yang mudah diingat
yang disebut dengan “Mnemonics” ( Pembantu untuk mengingat ).
Middle Level Language (Bahasa tingkat menengah)
Bahasa pemrograman yang menggunakan aturan-aturan
gramatikal dalam penulisan pernyataan.
Contohnya Bahasa C
High Level Language (Bahasa tingkat tinggi)
Bahasa Pemrograman yang dalam penulisan pernyataannya
mudah dipahami secara langsung.
Bahasa Pemograman ini terbagi menjadi 2,yaitu:
1.    Procedure Oriented Language
a. Scientific
    Digunakan untuk memecahkan persoalan
    Matematis/perhitungan
    Misal : Algol, Fortran, Pascal, Basic
b. Bussines
    Digunakan untuk memecahkan persoalan dalam bidang
    bisnis.
    Misal : Cobol, PL/1.
2.    Problem Oriented Language
    Misal : RPG (Report Program Generator).

Object Oriented Language (Bahasa berorientasi obyek)
Bahasa pemrograman yang berorientasi pada
obyek.
Contohnya : Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual
C , dll.

 

















Konsep Dasar Pemrograman
8/11/2010
1
Konsep Dasar Pemrograman

Algoritma Pemrograman Yang Baik
Ciri-ciri algoritma pemrograman yang baik adalah :
    1. Memiliki logika perhitungan/metode yang tepat dalam
        memecahkan masalah
    2. Menghasilkan output yang tepat dan benar dalam waktu
        yang singkat
    3. Ditulis dengan bahasa yang standar secara sistematis
        dan rapi sehingga tidak menimbulkan arti ganda.
    4. Ditulis dengan format yang mudah dipahami dan
        diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman.
    5. Semua operasi yang dibutuhkan terdefinisi dengan jelas.
    6. Semua proses harus berakhir setelah sejumlah langkah
        dilakukan.
Berikut ini contoh program yang mempunyai algortitma
yang BAIK karena mempunyai logika yang benar
    #include <stdio.h>
    void main ()
    {
    int i;
    i = 0;
    while (i <= 5)
    {
    printf (“Bina Sarana Informatika”\n);
    i = i + 1
    }
    return 0;
    }
Standar Suatu Program Yang Baik
A.   Standar Pemecahan masalah
Teknik untuk dapat membantu memecahkan masalah
antara lain teknik Top Down dan teknik Modular.

B.    Standar Penyusunan Program
·         Kebenaran logika dan penulisan
·         Waktu penulisan dan eksekusi program
·         Perawatan dan Pengembangan Program
·         Portabilitas

C.   Standar Perawatan Program
·         Dokumentasi
·         Penulisan Instruksi
·         Gunakan sebaris atau beberapa baris kosong sebagai pemisah
·         Hindari pernyataan untuk percabangan dan nested loop yang berlebihan
·         Gunakan kurung buka atau kurung tutup dalam menulis suatu logika
·         Gunakan spasi untuk menulis statement

Sifat Penulisan Program
·        Program Oriented
·        Data Oriented

*Program Interaktif Yaitu penulisan program yang terstruktur, dimana
programnya dapat dipergunakan oleh pengguna
secara mudah dan dapat dimengerti


Tahapan Pembuatan
        Program

A. Membuat Suatu Program Yang Kompleks
     Untuk membuat program yang besar dan kompleks,
      programmer membutuhkan tahapan-tahapan dibawah ini :
·        Definisi Masalah
·        Analisis Kebutuhan
·        Desain Algoritma / Membuat Rumusan Pemecahan masalah
·        Bahasa Pemograman
·        Testing dan Debugging
·        Dokumentasi
·        Pemeliharaan
B. Membuat Suatu Program Yang Sederhana
     1. Definisi Masalah
      2. Desain Algoritma
         Untuk membuat suatu program yang sederhana,
         programmer tidak perlu menggunakan tujuh tahapan diatas,
         tetapi cukup beberapa tahap saja, seperti :
      3. Bahasa Pemrograman
      4. Testing and Debugging
Karakteristik Seorang Programmer
      1. Mampu menyusun algoritma dengan baik dan logis.
      2. Memiliki ketekunan dan ketelitian yang tinggi.
      3. Menguasai bahasa dan teknik penulisan program
          dengan baik.
      4. Dapat bekerja sama dalam suatu tim.
      5. Dapat bekerja secara efisien dan tepat waktu
Menulis Program Interaktif

·         Program harus dapat melakukan validasi terhadap setiap
           data yang masuk.
·         Program harus dapat mengecek setiap kemungkinan kemungkinan
           yang penting, yang akan muncul pada data masukan.
·         Buatlah format masukan sesederhana mungkin
·         Buatlah agar program dapat memberikan tanda bahwa data
           yang dikehendaki sudah terpenuhi.


ELEMEN-ELEMEN BAHASA
PEMROGRAMAN

Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman
Berikut adalah element-element pada bahasa
pemrograman:
1. Aturan Leksikal
2. Type data
3. Exspression
4. Statement
5. Function dan Procesure
A. Aturan Leksikal
    1. Token
    2. Komentar
    3. Identifier
    4. Keywords (Reserved Words)
    5. Operator
        a. Arithmetic Operator
        b. Assignment Operator
        c. Bitwise dan Logical Operator
        d. Relational Operator
        e. Pointer Operator

B. Type data
     Pada suatu bahasa pemrograman umumnya telah
     menyediakan tipe-tipe data yang sederhana (simple)
     maupun yang Kompleks
     I. Tipe Data Sederhana
A. Tipe integer : tipe data yang nilainya tidak
                            memiliki titik desimal.
B. Tipe Real/float : tipe data yang nilainya merupakan
                                pecahan (memiliki titik desimal).
C. BOOLEAN ATAU LOGICAL
            Type data yang hanya mempunyai dua bentuk keluaran
            yaitu nilai True dan False (Benar dan Salah) yang
            dinyatakan dengan 1 dan 0, Sehingga satuan data yang
            terpakai cukup satu bit saja. Operator yang digunakan
            adalah : And, Or, Not, Xor.
D. CHARACTER
            Type data yang terdiri dari aksara (simbol) yang
            meliputi digit numerik, character alfabetik dan spesial
            character. Untuk menuliskan tipe char, karakter perlu
            ditulis di dalam tanda petik tunggal ( ‘ )

Tipe data Majemuk
        a. String
                merupakan sekumpulan dari beberapa karakter, yang
                banyaknya berubah-ubah sesuai kebutuhan,besarnya 1 s/d 255 karakter.
                Pemberian nilai String diapit dengan tanda petik ganda (“)
            b. Expression
            c. Statement
   1. Simple Statement
       a. Assignment Statement
       b. Statement untuk pemanggilan function atau
           procedure
       c. Jump Statement
   2. Compound Statement
                  Compound statement (kumpulan statement) adalah
                  sekumpulan statement yang terdiri dari statement-statement
       lain.
              3. Iteration Statement
                  Iteration statement digunakan untuk melakukan perulangan
       sekumpulan statement (compound statement).

E. Function dan Procedure
    Procedure dan Function disebut juga subroutine, merupakan
    blok statement yang dapat dipanggil dari lokasi yang berbeda
    di dalam program. Yang membedakan antara function dan
    procedure yaitu:
    suatu function jika dijalankan/dipanggil akan mengembalikan
    suatu nilai.


  Ketika procedure atau function dipanggil, kita dapat
  melewatkan suatu nilai ke dalam function atau procedure
  tersebut. Nilai yang dilewatkan disebut juga argument
  atau parameter.
Ada dua cara melewatkan nilai, yaitu:
  1. Passing by Value (Dilewatkan secara nilai)
  2. Passing by Reference




ANALISA STRUKTUR
PROGRAM


Flowchart
adalah metode untuk menggambarkan tahap-tahap
pemecahan masalah dengan menggambarkan symbol - simbol
tertentu yang mudah dimengerti dan mudah di gunakan.
Dalam penulisan flowchart dikenal 2,yaitu:
A. Sistem Flowchart
     Adalah diagram alir yang menggambarkan suatu sistem
     peralatan komputer yang digunakan dalam proses
     pengolahan data serta hubungan antar peralatan tersebut.








 






















Contoh Sistem Flowchart :



















4
B. Program Flowchart
     Adalah diagram alir yang menggambarkan urutan logika
     dari suatu prosedur pemecahan masalah.


 

4





























Contoh Program Flowchart:











Pseudocode
    Pseudocode berasal dari kata pseudo yang berarti mirip
    atau menyerupai dan code yang berarti program.
    Pseudocode adalah teknik tulisan untuk menggambarkan
    algoritma menggunakan kode yang mirip dengan kode
    pemrograman yang sebenarnya.



ANALISA STRUKTUR
PROGRAM LANJUTAN

Struktur Program           
A. Struktur Berurutan (Sequence Structure)
    struktur Berurutan adalah struktur program yang paling
    sederhana.








Struktur Seleksi(Selection Structure)
     Struktur seleksi untuk melakukan proses pengujian pada
     suatu kondisi dalam pengambilan keputusan. Kondisi adalah
     suatu syarat yang mempunyai nilai kebenaran True atau
    False.

Ada beberapa macam struktur instruksi IF atau Sruktur
Seleksi yaitu :
Struktur seleksi dengan IF
      1. Statement If berguna untuk memilih satu dari dua
          kemungkinan yang ada. terjadi apabila kita dihadapkan
          pada suatu Kondisi dengan dua pilihan BENAR/ SALAH.
2.      Statement/Perintah IF ...... ELSE
      3. Statement/Perintah Nested IF
          Pernyataan if yang berada dalam pernyataan if yang lain

Struktur Perulangan ( Looping Structure )
  Struktur perulangan akan melakukan proses berulang ulang
  selama selama Kondisi bernilai True atau selama kondisi
  perulangan terpenuhi.
  Dan Kondisi akan berhenti jika hanya keadaan berubah
  Menjadi false atau kondisi perulangan tidak terpenuhi.
Struktur Perulangan terdiri dari :
Bentuk umum penulisan proses LOOP :
    1. Statement While -> Perulangan akan terus akan dilaksanakan selama syarat
                                                 tersebut terpenuhi.

    2. Statement Do.....While -> Perulangan akan dilaksanakan terlebih dahulu dan
                                                            pengujian perulangan dilakukan belakangan
    3. Statement FOR
        a. Statement FOR Positif
        b. Statement FOR Negatif
        c. Statement FOR bersarang ( Nested Loop )-> Perulangan for di
            dalam perulangan for lainnya.
Compiller Dan Interpreter
     Source program yang telah ditulis dengan bahasa
     pemrograman tingkat tinggi, tidak dimengerti oleh komputer
     karena komputer hanya mengerti bahasa mesin. Oleh
     sebab itu source program harus di terjemahkan ke dalam
     bahasa mesin terlebih dahulu sebelum dijalankan
   Terdapat 2(dua) jenis penterjemah yaitu :
      1. Compiller
          Compiller merupakan penerjemah bahasa
          pemrograman yang menterjemahkan instruksi-instruksi
          dalam satu kesatuan modul ke dalam bahasa mesin
          sehingga dihasilkan suatu file executable.
     2. Interpreter
         Interpreter merupakan penerjemah bahasa
         pemrograman yang menterjemahkan instruksi demi
         instruksi pada saat eksekusi program.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar